Faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan kimia
gbr. Hellio42
Faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan kimia (berdasarkan Prinsip Le Chatelier) meliputi:
Konsentrasi
Tekanan (untuk reaksi gas)
Suhu
Volume (untuk reaksi gas)
Katalis
Catatan: Perubahan suhu satu-satunya faktor yang mengubah nilai tetapan kesetimbangan (K).
Berikut rumus-rumus dasar dalam kesetimbangan kimia:
1. Tetapan Kesetimbangan Konsentrasi (Kc)
Untuk reaksi umum:
aA + bB ⇌ cC + dD
Rumus Kc:
Kc=[A]a[B]b[C]c[D]d
Keterangan:
[A], [B], [C], [D] = konsentrasi molar (M) zat dalam keadaan setimbang
a, b, c, d = koefisien reaksi
2. Tetapan Kesetimbangan Tekanan (Kp)
Untuk reaksi gas:
aA(g) + bB(g) ⇌ cC(g) + dD(g)
Rumus Kp:
Kp=(PA)a(PB)b(PC)c(PD)d
Keterangan:
3. Hubungan Kp dan Kc
Kp=Kc(RT)Δn
Keterangan:
R = tetapan gas ideal (0,0821 L·atm/mol·K)
T = suhu (Kelvin)
Δn = (jumlah koefisien gas produk) - (jumlah koefisien gas reaktan)
4. Contoh Perhitungan Sederhana
Reaksi: N₂(g) + 3H₂(g) ⇌ 2NH₃(g)
Rumus Kc:
Kc=[N2][H2]3[NH3]2
Rumus Kp:
Kp=(PN2)(PH2)3(PNH3)2
Δn = 2 - (1 + 3) = -2, maka:
Kp=Kc(RT)−2
Contoh Soal:
Dalam ruang 2 liter, direaksikan 0,4 mol gas H₂ dan 0,4 mol gas I₂ hingga terjadi reaksi kesetimbangan:
H₂(g) + I₂(g) ⇌ 2HI(g)
Setelah setimbang, ternyata gas HI yang terbentuk sebanyak 0,4 mol.
Tentukan nilai Kc!
Penyelesaian:
Langkah 1: Tuliskan reaksi dan data dalam mol (Volume = 2 L)
|
Zat
|
H₂
|
I₂
|
HI
|
|
Mula-mula
|
0,4 mol
|
0,4 mol
|
0 mol
|
|
Bereaksi
|
-0,2 mol
|
-0,2 mol
|
+0,4 mol
|
|
Setimbang
|
0,2 mol
|
0,2 mol
|
0,4 mol
|
Penjelasan:
HI yang terbentuk = 0,4 mol → sesuai koefisien, maka H₂ yang bereaksi = ½ × 0,4 = 0,2 mol
I₂ yang bereaksi juga = 0,2 mol (karena koefisien sama dengan H₂)
Langkah 2: Hitung konsentrasi setimbang (V = 2 L)
[H2]=20,2=0,1 M
[I2]=20,2=0,1 M
[HI]=20,4=0,2 M
Langkah 3: Tulis rumus Kc dan hitung
Kc=[H2][I2][HI]2
Kc=(0,1)(0,1)(0,2)2
Kc=0,010,04
Kc=4
Jawaban:
Kc = 4
Uji kemampuan berpikir:
Coba selesaikan soal berikut, ikuti cara di contoh soal (bantuan di langkah 1, lengkapi/isi tabel, dst langkah 2 dan langkah 3 kerjakan).
Dalam bejana bervolume 1 liter, dipanaskan 0,5 mol gas PCl₅ hingga terurai menurut reaksi:
PCl₅(g) ⇌ PCl₃(g) + Cl₂(g)
Setelah kesetimbangan tercapai, ternyata di dalam bejana terdapat 0,2 mol gas Cl₂. Tentukan nilai Kc!
Penyelesaian:
Langkah 1: Tuliskan reaksi dan data dalam mol (Volume = 1 L)
|
Zat
|
PCl₅
|
PCl₃
|
Cl₂
|
|
Mula-mula
|
| |
|
|
Bereaksi
|
| |
|
|
Setimbang
|
| |
|
Langkah 2: .....
Langkah 3: ....
(Kunci Jawaban : Kc = 0,133)
=============================
Perhatikan kembali contoh soal di awal materi.
Dengan nilai Kc = 4, maka berapakah nilai Kp ?
Untuk reaksi:
H2(g)+I2(g)⇌2HI(g)Δn=(2)−(1+1)=0
Jika Δn=0, maka:
Kp =Kc(RT)Δn=Kc(RT)0=Kc
sehingga :
dengan:
R = tetapan gas (0,0821 L·atm/mol·K)
T = suhu (Kelvin)
Δn=∑koefisien gas produk−∑koefisien gas reaktan
2. Hitung Δn untuk reaksi:
H2(g)+I2(g)⇌2HI(g)Δn=(2)−(1+1)=0
3. Substitusi ke rumus:
Kp=Kc⋅(RT)0
Apapun nilai RT, jika dipangkat 0 hasilnya = 1.
Kp=Kc×1Kp=Kc
4. Masukkan nilai Kc yang diketahui:
Kc=4Kp=4
Contoh soal :
Dalam ruang 5 liter, dipanaskan gas NH₃ hingga terurai menurut reaksi kesetimbangan:
2NH3(g)⇌N2(g)+3H2(g)
Pada suhu 327°C, nilai Kc = 0,5.
Tentukan nilai Kp pada suhu tersebut!
(R = 0,0821 L·atm/mol·K)
Penyelesaian:
Diketahui:
Langkah 1: Hitung Δn
Δn=(1+3)−(2)=4−2=2
Langkah 2: Gunakan rumus hubungan Kp dan Kc
Kp=Kc⋅(RT)ΔnKp=0,5×(0,0821×600)2
Langkah 3: Hitung RT
RT=0,0821×600=49,26
Langkah 4: Hitung (RT)²
(49,26)2=2426,5476
Langkah 5: Hitung Kp
Kp=0,5×2426,5476=1213,2738Kp≈1213,3
Latihan soal:
🎯Dalam ruang tertutup, terjadi reaksi kesetimbangan:
PCl5(g)⇌PCl3(g)+Cl2(g)Pada suhu 227°C, nilai Kc = 0,04.
Tentukan nilai Kp pada suhu tersebut!
(R = 0,0821 L·atm/mol·K)
Penyelesaian:
Diketahui:
Kp = ......?
⛱️ Dalam reaksi kesetimbangan penguraian gas amonia:
2NH3(g)⇌N2(g)+3H2(g)Pada suhu 327°C, nilai Kc = 0,25.
Tentukan nilai Kp pada suhu tersebut!
(R = 0,0821 \, \text{L·atm/mol·K})
Penyelesaian:
Diketahui:
Kp = ....?