FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESETIMBANGAN KIMIA

Faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan kimia 

gbr. Hellio42


Faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan kimia (berdasarkan Prinsip Le Chatelier) meliputi:

  1. Konsentrasi

    • Penambahan reaktan atau pengurangan produk akan menggeser kesetimbangan ke arah produk (ke kanan).

    • Pengurangan reaktan atau penambahan produk akan menggeser kesetimbangan ke arah reaktan (ke kiri).

  2. Tekanan (untuk reaksi gas)

    • Kenaikan tekanan menggeser kesetimbangan ke arah jumlah mol gas yang lebih kecil.

    • Penurunan tekanan menggeser ke arah jumlah mol gas yang lebih besar.

  3. Suhu

    • Untuk reaksi endoterm (ΔH > 0): kenaikan suhu menggeser ke arah produk.

    • Untuk reaksi eksoterm (ΔH < 0): kenaikan suhu menggeser ke arah reaktan.

  4. Volume (untuk reaksi gas)

    • Pengurangan volume (naikkan tekanan) sama efeknya dengan kenaikan tekanan.

    • Perbesaran volume (turunkan tekanan) sama efeknya dengan penurunan tekanan.

  5. Katalis

    • Mempercepat tercapainya kesetimbangan tetapi tidak mengubah posisi kesetimbangan (harga K tetap).

Catatan: Perubahan suhu satu-satunya faktor yang mengubah nilai tetapan kesetimbangan (K).


Berikut rumus-rumus dasar dalam kesetimbangan kimia:

1. Tetapan Kesetimbangan Konsentrasi (Kc)

Untuk reaksi umum:
aA + bB ⇌ cC + dD

Rumus Kc:

Kc=[C]c[D]d[A]a[B]b

Keterangan:

  • [A], [B], [C], [D] = konsentrasi molar (M) zat dalam keadaan setimbang

  • a, b, c, d = koefisien reaksi

2. Tetapan Kesetimbangan Tekanan (Kp)

Untuk reaksi gas:
aA(g) + bB(g) ⇌ cC(g) + dD(g)

Rumus Kp:

Kp=(PC)c(PD)d(PA)a(PB)b

Keterangan:

  • P_A, P_B, P_C, P_D = tekanan parsial gas dalam keadaan setimbang (atm)

3. Hubungan Kp dan Kc

Kp=Kc(RT)Δn

Keterangan:

  • R = tetapan gas ideal (0,0821 L·atm/mol·K)

  • T = suhu (Kelvin)

  • Δn = (jumlah koefisien gas produk) - (jumlah koefisien gas reaktan)

4. Contoh Perhitungan Sederhana

Reaksi: N₂(g) + 3H₂(g) ⇌ 2NH₃(g)

Rumus Kc:
Kc=[NH3]2[N2][H2]3

Rumus Kp:
Kp=(PNH3)2(PN2)(PH2)3

Δn = 2 - (1 + 3) = -2, maka:
Kp=Kc(RT)2

Contoh Soal:

Dalam ruang 2 liter, direaksikan 0,4 mol gas H₂ dan 0,4 mol gas I₂ hingga terjadi reaksi kesetimbangan:

H₂(g) + I₂(g) ⇌ 2HI(g)

Setelah setimbang, ternyata gas HI yang terbentuk sebanyak 0,4 mol. 

Tentukan nilai Kc!

Penyelesaian:

Langkah 1: Tuliskan reaksi dan data dalam mol (Volume = 2 L)

Zat

H₂

I₂

HI

Mula-mula

0,4 mol

0,4 mol

0 mol

Bereaksi

-0,2 mol

-0,2 mol

+0,4 mol

Setimbang

0,2 mol

0,2 mol

0,4 mol

Penjelasan:

  • HI yang terbentuk = 0,4 mol → sesuai koefisien, maka H₂ yang bereaksi = ½ × 0,4 = 0,2 mol

  • I₂ yang bereaksi juga = 0,2 mol (karena koefisien sama dengan H₂)

Langkah 2: Hitung konsentrasi setimbang (V = 2 L)

[H2]=0,22=0,1 M

[I2]=0,22=0,1 M

[HI]=0,42=0,2 M

Langkah 3: Tulis rumus Kc dan hitung

Kc=[HI]2[H2][I2]

Kc=(0,2)2(0,1)(0,1)

Kc=0,040,01

Kc=4

Jawaban:

Kc = 4


Uji kemampuan berpikir:

Coba selesaikan soal berikut, ikuti cara di contoh soal (bantuan di langkah 1, lengkapi/isi tabel, dst langkah 2 dan langkah 3 kerjakan).

Dalam bejana bervolume 1 liter, dipanaskan 0,5 mol gas PCl₅ hingga terurai menurut reaksi:

PCl₅(g) ⇌ PCl₃(g) + Cl₂(g)

Setelah kesetimbangan tercapai, ternyata di dalam bejana terdapat 0,2 mol gas Cl₂. Tentukan nilai Kc!

Penyelesaian:

Langkah 1: Tuliskan reaksi dan data dalam mol (Volume = 1 L)

Zat

PCl₅

PCl₃

Cl₂

Mula-mula


Bereaksi


Setimbang


Langkah 2: .....

Langkah 3: ....

(Kunci Jawaban : Kc = 0,133)

=============================

Perhatikan kembali contoh soal di awal materi.

Dengan nilai Kc = 4, maka berapakah nilai Kp ?

Untuk reaksi:

H2(g)+I2(g)2HI(g)Δn=(2)(1+1)=0

Jika Δn=0, maka: 


Kp =
Kc(RT)Δn=Kc(RT)0=Kc

sehingga : 

dengan:

  • R = tetapan gas (0,0821 L·atm/mol·K)

  • T = suhu (Kelvin)

  • Δn=koefisien gas produkkoefisien gas reaktan

2. Hitung Δn untuk reaksi:

H2(g)+I2(g)2HI(g)Δn=(2)(1+1)=0

3. Substitusi ke rumus:

Kp=Kc(RT)0

Apapun nilai RT, jika dipangkat 0 hasilnya = 1.

Kp=Kc×1Kp=Kc

4. Masukkan nilai Kc yang diketahui:

Kc=4Kp=4


Contoh soal :


Dalam ruang 5 liter, dipanaskan gas NH₃ hingga terurai menurut reaksi kesetimbangan:

2NH3(g)N2(g)+3H2(g)

Pada suhu 327°C, nilai Kc = 0,5.
Tentukan nilai Kp pada suhu tersebut!
(R = 0,0821 L·atm/mol·K)


Penyelesaian:

Diketahui:

  • Kc = 0,5

  • T = 327°C = 327 + 273 = 600 K

  • R = 0,0821

Langkah 1: Hitung Δn

Δn=(1+3)(2)=42=2

Langkah 2: Gunakan rumus hubungan Kp dan Kc

Kp=Kc(RT)ΔnKp=0,5×(0,0821×600)2

Langkah 3: Hitung RT

RT=0,0821×600=49,26

Langkah 4: Hitung (RT)²

(49,26)2=2426,5476

Langkah 5: Hitung Kp

Kp=0,5×2426,5476=1213,2738Kp1213,3


Latihan soal:

🎯Dalam ruang tertutup, terjadi reaksi kesetimbangan:

PCl5(g)PCl3(g)+Cl2(g)

Pada suhu 227°C, nilai Kc = 0,04.
Tentukan nilai Kp pada suhu tersebut!
(R = 0,0821 L·atm/mol·K)


Penyelesaian:

Diketahui:

  • Kc = 0,04

  • T = 227°C = 227 + 273 = 500 K

  • R = 0,0821

Kp = ......?


⛱️ Dalam reaksi kesetimbangan penguraian gas amonia:

2NH3(g)N2(g)+3H2(g)

Pada suhu 327°C, nilai Kc = 0,25.
Tentukan nilai Kp pada suhu tersebut!
(R = 0,0821 \, \text{L·atm/mol·K})


Penyelesaian:

Diketahui:

  • Kc = 0,25

  • T = 327°C = 327 + 273 = 600 K

  • R = 0,0821

Kp = ....?














Kp=Kc(RT)Δn=Kc(RT)0=Kc

Hukum Dasar Kimia

                            Hukum Dasar Kimia Berikut merupakan beberapa Hukum Dasar Kimia: Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisi...